Agenda Bentara Budaya Balai Soedjatmoko Solo Desember 2017

418

BINCANG BUKU NOKTURNAL MELANKOLIA
Pembicara : Sanie B Kuncoro
Moderator : Indah Darmastuti
Senin, 4 Desember 2017 | Pukul 19.30 WIB

Nokturnal Melankolia adalah buku debut Angelina Enny yang berisikan 16 belas cerita pendek. Keenam belas cerita ini mengungkap pergolakan batin para tokohnya dalam menghadapi permasalahan hidup. Mulai dari kanak-kanak sampai dewasa, dengan berbagai setting, dalam maupun luar negeri. Masing-masing cerita berangkat dari kegelisahan batin para tokohnya, mewakili perasaan-perasaan subtil yang umum terjadi di keseharian kita.
Semua cerita menggelitik sisi humanisme kita untuk merenungkan kembali bagaimana kita memandang hidup, mengubah persoalan-persoalan menjadi sebuah pengalaman yang estetis.
Angelina Enny adalah lulusan Fakultas Psikologi Universitas Indonesia. Ia menulis sejak di bangku sekolah dan sempat mengasah kemampuan menulisnya di Kelas Menulis dan Berpikir Kreatif bersama Ayu Utami. Selain menulis, ia juga berkegiatan di bidang seni peran sebagai aktor dan sutradara.
Pada kesempatan kali ini akan menghadirkan Sanie B Kuncoro sebagai pembahasnya. Beliau adalah penulis novel, cerpen, esai pendek tentang perempuan dan kehidupan, dan akan dimoderatori oleh Indah Darmastuti seorang penulis prosa dan penikmat tari.

Parkiran Jazz
“Happy Holidays”
Bersama : Ber 8 Music, Javas and Friends (Jogja), Ensemble Trio Modern Jazz Aditya Ong trio, Daniel Hibrianto Project
Kamis, 7 Desember 2017 | Pukul 19.30 WIB

Parkiran Jazz, sesuai dengan visinya dari sejak awal, mencoba untuk memberikan masyarakat edukasi musik jazz melalui konsep pagelaran. Dalan setiap Parkiran Jazz selalu ditampilkan tema dan performer yang berasal dari komunitas Solo Jazz Society, musisi dari kota solo, atau musisi jazz luar kota. Pada Parkiran Jazz Desember, Sojazz mengangkat tema Happy Holidays, suatu terminologi yang digunakan untuk menyambut perayaan dan liburan akhir tahun. Dengan tema ini, para performer akan membawakan repertori yang merupakan lagu – lagu standard jazz, original composition ataupun cover yang mempunyai hubungan dengan keceriaan di akhir tahun,seperti natal ataupun tahun baru, sekaligus tetap membawakan musik mereka sendiri tentunya, atau bahkan dari musisi-musisi legend baik di dalam maupun luar negeri. Pada kesempatan ini, Parkiran Jazz akan menampiljan Ensemble Ber 8 Musik yang menggabungkan keroncong dan musik jazz, Ensemble Trio Modern Jazz Aditya Ong trio, Javas and Friends dari yogyakarta dan Daniel Hibrianto Project, yang digawangi Daniel, gitaris dan bendleadee asal solo.

Macapat Soedjatmakan
Serat Wirasating Wanita karya R Ng Ranggawarsita
Senin, 11 Desember 2017 | Pukul 19.30 Wib

MEMENTO MORI, REFLEKSI HENTAKAN RUH NANANG YULIANTO
Opening Pameran :
Rabu, 13 Desember 2017 | Pukul 19.30 WIB
Pameran Berlangsung :
14 – 19 Desember 2017 | Pukul 09.00 – 21.00 WIB

Ruang dan waktu bagi seorang kreator dinisbatkan sebagai tempat untuk berdialog terus menerus dengan dirinya. Diri yang bergerak kedepan, menengok kebelakang, mengibaskan sayap, serta membawa catatan-catatan. Diri yang senantiasa membaca, menulis dan melukis tentang dirinya sendiri dan diluar dirinya.
Dialog tanpa henti pada titik yang paling akhir kreator berjumpa dengan sang Diri yang selalu menemani, mendampingi, menguntit, membimbing, menasehati, menggerakkan agar arah perjalanan semakin bermakna, sampai pada hakikat realitas yang sesungguhnya. Realitas yang abstrak dan penuh abstraksi-abtsraksi, realitas yang riil dan logis tetapi tak juga kelihatan nyata. Tak teraba, tak berbentuk, tak berobyek, tak pula menjadi subyek, tetapi terasa oleh perasaannya yang sedang berproses. Makin penasaran, hanyut kedalam semesta diri dan sang Diri.
Narasi tersebut menggambarkan prosesi perjalanan Nanang Yulianto, sebagai kreator. Nanang berusaha menyelami hidup keseharian mulai dari yang sederhana sampai yang serius, mendalam. Nanang tak hanya melukis dengan pengungkapan bebas sebebas-bebasnya, tetapi mulai menafsir dibalik kebebasannya. Ia dalami apa yang tergores, ter-arsir, tertumpah, terkuas dan terciprat-ciprat. Darinya Nanang mulai memahami makna-makna, makna bagi dirinya, hidupnya, serta tugasnya sebagai kreator.
Diksi Momento Mori, sengaja diambil sebagai bingkai kurasi pameran Nanang Yulianto ketika ia mencoba mengorak-arik karya-karyanya yang tidak secara sengaja ia menemukan makna dalam karyanya tentang kelahiran, masa remaja dan dewasa, berumahtangga, serta gambaran nyata masa depannya. Nanang menemukan keharuan, kesyukuran, kebahagiaan, ketenangan dengan penuh arti. Momento mori sebagai ruang-ruang perjalanan Nanang untuk berkomunikasi, berdialog sekaligus bertanya kepada publik yang nanti membaca karyanya, sebagai refleksi bagi perjalanan kekaryaan berikutnya.

Keroncong Bale
Orkes Keroncong Cokro Kembang
Klaten
Jumat, 15 Desember 2017 | Pkl 19.30 WIB

OK Cokro Kembang tampil untuk kedua kalinya di Balai Soedjatmoko, sebagai kelompok keroncong kehadiran OK Cokro Kembang memberi warna tersendiri. Berdiri di Klaten, sebuah kota yang terletak antara Yogya dan Solo tentu memudahkan untuk berlajar musik keroncong dari pengaruh dua kota tersebut. Didirikan oleh Warih, seorang pengusaha cukup senior di Klaten yang sangat mencintai musik keroncong.
Warih merasa kelompok keroncong sangat dibutuhkan di Klaten, karena selama ini musisi keroncong hampir tidak memiliki wadah untuk beraktivitas. Maka kehadiran OK Cokro Kembang punya peran mewarnai musik keroncong di Klaten. OK Cokro Kembang sering tampil di berbagai kegiatan masyarakat.
Selain pernah tampil di Balai Soedjatmoko, pernah tampil di Taman Budaya Jawa Tengah, juga pernah tampil di Joglo Sriwedari. Selain itu OK Cokro Kembang pernah memenangkan lomba keroncong baik tingkat lokal di Solo mau pun tingkat Jawa Tengah. Saat ini Warih selaku pimpinan OK Cokro Kembang sedang melakukan regenerasi musisi keroncong dengan melibatkan generasi muda.

Blues On Stage
“Blues Unplugged”
Performer :
Blues Brothers Solo, Solo Blues Rock, Jogja Blues Forum
Kamis, 21 Desember 2017 | Pkl 19.30 WIB

Musik Blues identic & didominasi oleh penonjolan instrumen gitar. Di Blues On Stage sebelumnya,sajian repertoar didominasi permainan gitar dengan efek over drive/distorsi full combo. Di edisi kali ini “Blues On Stage Unplugged” menyajikan repertoar-repertoar lagu bluesy dengan konsep akustik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here